Nilailah Daerah ,dari Status berbagai Sektor jangan Sektor Miskinya saja.

COGANEWS.CO.ID | MURATARA – Menanggapi terkait pemberitaan dari salah satu media online terkait meningkatnya angka Kemiskinan di Kabupaten Musi Rawas Utara dari data Badan Pusat Statistik (BPS).

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Musi Rawas Utara melalui Sekretaris Ari Budi Setyawan menjelaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 64,93 dari tahun sebelumnya yaitu 64,49 kenaikan ini mencerminkan kualitas hidup masyarakat muratara, semakin membaik.

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muratara pada tahun 2021sebesar 2,39 naik meningkat tajam dari tahun 2020 sebesar 2,02% seiring dengan membaiknya dampak ekonomi dari pendemi Covid-19.

Kebijakan pemerintah kabupaten Muratara, dalam hal mendukung peningkatan ekonomi diwilayah Muratara terus tumbuh dengan adanya sumber perekonomian baru dari sektor UMKM, Pertanian seperti bawang merah Kabupaten Muratara yang sudah mulai dikenal di Wilayah Sumatera Selatan. Jelasnya

Adanyanya pemberitaan di salah satu media online prihal Data kenaikan angka kemiskinan kabupaten muratara , seharusnya hal ini tidak di nilai dari satu sisi data angka kemiskinan saja dan informasi data tersebut, yang sangat di sayangkan seolah-olah Kabupaten Muratara tidak ada kemajuan di banding sebelumnya.

READ  Desa Tebing Tinggi Salurkan BLT Tahap IV

Perlu di ketahui data berdasarkan BPS adalah jumlah garis kemiskinan berlandasan penghasilan masyarakat yang dinilai dari Rupiah (Rp perbulan) artinya merupakan representasi dari jumlah Rupiah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi untuk memenuhi kebutuhan pokok minimum makanan dan kebutuhan pokok bukan makanan.Dijelas Ari.

Ari Budi Setyawan Sekretaris Bappeda Muratara saat konfimasi berita terkait data stastistik.

Dengan kenaikan 532, 273 dari sebelumnya 504,598, berarti terdapat komoditi untuk konsumsi masyarakat yang mengalami kenaikan.

Pemerintah Kabupaten Muratara terus mengambi langkah dengan kondisi keuangan yang sulit, adalah menekan angka inflasi dengan memaksimalkan, produk UMKM, serta mengakomodir produksi pertanian, berdasarkan Visi-Misi Pemerintah Muratara.

Seharusnya publik bisa menilai dengan minimnya anggaran APBD dua tahun terahir, apa yang sudah dilakukan pemerintah agar Kabupaten Muratara bisa lebih baik. Kita lihat pelayanan Publik yang sudah mulai tertib, Infrastruktur yang dibangun dengan berkualitas. Ungkap Ari.

READ  Lasura dan Bapas Laksanakan Upacara HUT RI ke-77 Dengan Khidmat

Salah satunya bukti nyata pihak Pemerintah Kabupaten Muratara, adalah mengurangi tingkat pengganguran, baca : https://coganews.co.id/2022/06/10/tepati-janji-politik-bupati-hds-gandeng-perusahaan-rekrut-karyawan-lokal/
dengan hasil terbuka angka penganguran di kabupaten muratara sebesar berangsur membaik 0,16% pada tahun 2021.

Ari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peran serta mendukung program pemerintah secara positif, janganlah memberi berita yang menilai satu sisi sektor saja. Ini foto berita saja masih pakai foto kantor Bupati yang lama.

Harapan masyarakat menilai dalam hal memajukan muratara haruslah di sektor IPM serta Pertumbuhan Ekonomi Itu yang terpenting.

Kita juga akan lihat data dari Indeks Desa Membangun (IDM) yang di data langsung oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi diseluruh sektor terkait peningkatan status desa yang sudah tidak ada lagi berstatus Tertinggal.(AJR)