20 Juli! Google, WhatsApp, Instagram Tidak Jadi Diblokir, Ini Tanggapan ‘Kominfo’ Badko HMI Sumbagsel

Coga Nasional234 Dilihat

Badko HMI Sumbagsel Ajak Masyarakat dan Pemerintah Tepat Memanfaatkan Media Sosial dan Kebijakan

Cogannews.co.id | Palembang – Sesuai dengan arahan Dede Irawan, Ketua Umum Badko HMI Sumbagsel bahwa era digitalisasi menjadi pintu gerbang untuk membangun peradaban masa kini selaras dengan grand design HMI Futuristik yang digagas nya. Media aplikasi seperti Google, WhatsApp, Instagram, Tiktok, YouTube dan deretan platform lainnya memegang peran kunci yang tak bisa dipungkiri lagi.

Menyangkut hal itu, Tomi Irawan Ketua Bidang Informasi Komunikasi dan Digitalisasi Inovasi (Infokom Digvasi) BADKO HMI Sumbagsel menyampaikan,

Baru-baru ini ramai dibicarakan terkait pemblokiran oleh Kementerian Kominfo RI terhadap aplikasi pemegang ‘denyut nadi’ kehidupan sehari-hari terutama bagi anak-anak muda, pelaku bisnis dan seluruh kalangan masyarakat.

Ada Google, WhatsApp dan Instagram dimana ketiganya belum mendaftarkan ke Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang dimiliki Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.

Bahkan Kominfo menetapkan bahwa sebelum tanggal 20 Juli 2022 semua media di Indonesia harus melakukan pendaftaran di situs PSE.”

Lanjutnya, terakhir terpantau sehari menjelang ‘ancaman’ itu pada Selasa 19 Juli 2022 di dalam situs PSE Kominfo, nama Google, WhatsApp, dan Instagram sudah muncul di situs PSE Kominfo.

READ  Barakallah, BADKO HMI Sumbagsel Ucapkan Selamat Untuk Arman Sandi Perdana

Jadi saat ini bagi publik Indonesia tidak perlu khawatir lagi dengan pemblokiran Kominfo terhadap aplikasi atau situs Google, WhatsApp, dan Instagram.

Sebenarnya Google dan WhatsApp di daftarkan di kategori PSE global, namun saat ini namanya berada di PSE domestik.

Aplikasi atau situs Google dan WhatsApp di daftarkan dalam bentuk PT, CV, ataupun perorangan oleh sebuah perusahan yang menjalankan bisnis terkait platform tersebut.

Badko HMI Sumbagsel pun mengajak para insan intelektual,elemen pemuda, dunia usaha dan Pemerintahan sendiri agar bisa memanfaatkan semua aplikasi media untuk membangun peradaban Indonesia Emas 4.0 terutama menjelang 77 tahun usia Indonesia untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

READ  Lantik Pengurus PB Korpri 2025–2029, Ratu Dewa Dorong Pembinaan Atlet Muda Lewat Bulutangkis

(Danaz)