Kepala BPS Mura melaku Supervisi langsung ke Petugas PL-KUMKM23 di Kabupaten Muratara

COGANEWS.CO.ID | MURATARA– Terkait pelaksanaan Pendataan Lengkap (PL) KUMKM tahun 2023 ini dapat mempercepat ketersediaan data.

Dedi Fahlevi, M.Si Kepala BPS Musi Rawas kembali melakukan supervisi dan pendampingan Pendataan Lengkap Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Tahun 2023 PL-KUMKM23 di Kab. Musi Rawas Utara.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa supervisi diawal merupakan evaluasi dini kepada petugas dilapangan dan mengetahui kendala/permasalahan petugas dilapangan dikarenakan pendataan yg dilakukan dalam kegiatan PL-KUMKM23 ini menggunakan Moda CAPI yang merupakan hal baru bagi petugas di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Supervisi dan pendampingan pencacahan dilakukan di Pasar Lawang Agung Kecamatan Rupit dan Pasar Surulangun Sekaligus untuk menyaksikan secara langsung proses wawancara dengan Moda CAPI, Setelah proses supervisi dan pendampingan berlangsung, dilakukan Briefing kepada petugas sebagai motivasi kepada petugas yang melakukan pecacahan dari tanggal 15 September 2023 hingga 14 Oktober 2023 sesuai SOP dilapangan.

READ  Rakor Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022 Kabupaten Muratara.

Kepala BPS Musi Rawas saat melakukan supervisi dan pendampingan ke Petugas PL-KUMKM23 di Kelurahan Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara.

Beliau berharap agar hasil pencacahan PL-KUMK23 yang diperoleh nantinya menjadi data yang berkualitas dan bermanfaat bagi BPS serta stakeholder pengguna data terkait demi perekonomian Indonesia yang lebih maju.

Beliau menaruh harapan yang besar kepada seluruh petugas PL-KUMKM23 di Kab. Musi Rawas Utara untuk bekerja dengan Tulus dan Ikhlas demi kelancaran dan keberhasilan PL-KUMKM23.

Rini Susila selaku PL-KUMKM23 Desa Sungai Jernih, mengucapkan Terima Kasih atas kedatang Kepala BPS Musi Rawas bapak Dedi Pahlevi yang bisa mendampingi langsung saat kami melakukan Pencahan.

READ  Pj Bupati Muba Sandi Fahlepi Hadiri Pembukaan Festival Sriwijaya ke-XXXII

“Kami juga menghimbau kepada pelaku UMKM yang ada di desa jangan takut saat kami data, kami berkerja tidak ada maksud untuk melakukan pendataan yang tidak sesuai, kami berharap berilah data yang sebenarnya karena salah bentuk partisipasi kita kepada Negara dengan memberikan UMKM ini yang terupdate.Ujarnya”. (AJR)