TOT LPQQ Tangsel Menghadirkan Prof. Said Agil

Coganews.co.id. Tangsel – Training Of Trainer (TOT) LPQQ (Lembaga Pembinaan Qir’atil Qur’an) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke 2 berlangsung di Kampus Pusdiklat Kementerian Agama RI di kawasan jalan Ir. Juanda Ciputat, Sabtu, 09/12/2023.

Dalam Diklat para Mu’alim dan Mu’alimat (Pengajar) Al-Qur’an, seTangsel 100 orang lebih ini menghadirkan beberapa narasumber. Diantaranya, Guru Besar UIN Jakarta, Prof. Dr. H. Said Agil Husin Al-Munawar, MA. Wong Palembang yang pernah menjadi Menteri Agama di Kabinet Gotong Royong ini sarat dengan pengalaman dalam bidang Al-Qur’an. Sebagai Hafidz (Penghafal Al-Qur’an), sering menjadi juri dalam MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur’an) tingkat nasional, dan sederet pengalaman lainnya.

Menurutnya, banyak hal yang terjadi luar biasa/keajaiban bagi penghafal, pengajar dan yang belajar Al-Qur’an dalam kehidupannya. Belum lagi nilai reward (pahala) yang berlipat ganda dari Allah SWT di hari kelak.

READ  Safari Ramadhan Bupati Muratara bagi Sembako di Kecamatan Rawas Ulu

“Ayah saya dulu pekerjaannya sebagai pengajar Al-Qur’an, siang malam. Siang ngajar di rumah. Malam ngajar dari kampung ke kampung. Dan itu berjalan kaki”, katanya mengenang masa kecil dalam lingkungan keluarga.

“Meskipun jauh jarak ke tempat pengajian. Ayah saya tidak mau naik sepeda atau motor. Katanya biar pahalanya lebih besar”, katanya menggambarkan sikap orangtuanya semata-mata karena Allah.

Prof. Agil banyak memberikan pengalaman dan metodologi pengajaran kepada anak didik dalam pembelajaran baca Al-Qur’an kepada peserta yang rata-rata sudah mempunyai Kelompok Belajar Mengaji Al-Qur’an (KBMA) di tempatnya masing-masing. “Masing-masing anak didik berbeda pendekatannya dalam pembelajaran. Lain halnya zaman dulu, sang guru memegang rotan atau lidi. Pakai kekerasan. Sekarang bisa berhadapan dengan pelanggaran HAM”, katanya sedikit komparatif.

READ  Syamsul Bahri: Permasalahan yang beredar hanya miss communication

Tutorial langsung diajar oleh penemu Metode Ishlah KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi yang juga sebagai Ketua Umum LPQQ Indonesia. Tentu materi yang diajarkannya cukup jelas dan mudah dipahami oleh peserta. Menurutnya, dengan metode ini, orang yang tidak paham dan mengerti sama sekali tentang huruf Al-Qur’an. Dalam 2 hari pertemuan dapat membaca Alqur’an dengan baik.

LPQQ Indonesia mengusung tema, Gerakan Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an. Dengan Gerakan ini dilakukan kerja secara masif agar sinyalemen 65 % orang muslim buta huruf Al-Qur’an cepat teratasi. Literasi Al-Qur’an.

Ahmad Himawan, Ketua DPD LPQQ Tangsel, merasa bangga karena dalam waktu relatif baru, sudah beberapa LPQQ tingkat kecamatan dalam daerahnya terbentuk.
Ini menurutnya aga ada efek domino untuk struktur organisasinya di tingkat kelurahan terbentuk. Otomatis KBMAnya juga

(H. Azkar Badri)