menyalurkan makanan tambahan ini untuk mencegah dan menangani stunting di 18 kecamatan Kota Palembang

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan menyalurkan makanan tambahan berupa susu dan puluhan paket sembako bagi anak balita dan ibu hamil untuk mencegah stunting di kota itu.

“Kami menyalurkan makanan tambahan ini untuk mencegah dan menangani stunting di 18 kecamatan Kota Palembang,” kata Pj Ketua PKK Palembang Irmawati Habie Damenta di Palembang, Senin.

Menurutnya saat ini data jumlah stunting di Kota Palembang masih belum bisa dikelompokkan di wilayah mana yang terbanyak, karena untuk stunting di tiap wilayah memiliki jumlah yang berbeda.

Upaya sosialisasi juga akan terus dilakukan pihaknya agar warga dapat menerima pemahaman bagaimana mencegah stunting bahkan sejak masa kehamilan.

READ  Temui Pj Bupati Muba, GPIN Sekayu Sampaikan Rencana Natal

Sementara Camat Gandus Jufriansyah mengatakan dalam menangani kasus stunting di wilayahnya, pihaknya melakukan program jemput bola. “Apabila kami mendapatkan laporan adanya warga yang membutuhkan penanganan stunting, kami lakukan jemput bola dalam menyalurkan bantuan, bahkan kami mengantarkan apabila dibutuhkan perawatan,” katanya.

Ia menambahkan pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada warga khususnya ibu hamil, untuk mencegah stunting apabila anaknya sudah melahirkan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan memperbanyak ibu dan bapak asuh untuk menangani dan mewujudkan zero stunting daerah itu.

Ia menegaskan program penanganan stunting terus digencarkan, Pemkot juga rutin dan berkelanjutan dalam memberikan bantuan baik sembako maupun vitamin dan makanan bergizi.

READ  Pj. Ketua TP PKK Kota Palembang Hj. Dewi Satrani mengikuti Program Cooking Class & Jetski Sport dalam rangka Rakernas APEKSI XVII Tahun 2024

Ia meyakini semua upaya yang dilakukan pemkot dapat mewujudkan zero stunting daerah Kota Palembang.

Sebelumnya, berdasarkan data dari BKKBN RI jumlah balita stunting di Kota Palembang hanya 414 balita.

“Ya berdasarkan data dari BKKBN jumlah angka stunting di Palembang hanya 414 balita,” tutupnya.