Ratu Dewa Dorong Palembang Jadi Kota Inklusif, Libatkan Warga Dalam Pembangunan

 

Coganews.co.id- PALEMBANG –20 mei 2025 – Pemerintah Kota Palembang mulai mematangkan gagasan pembangunan kota inklusif berbasis kolaborasi masyarakat. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menegaskan pentingnya perubahan paradigma pembangunan kota yang tidak lagi hanya berorientasi pada pemerintah, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif.

Hal itu disampaikan usai audiensi dan paparan riset dari Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia, Selasa (20/5/2026).

Menurut Ratu Dewa, konsep kota inklusif perlu diformalkan melalui regulasi daerah agar memiliki arah pembangunan jangka panjang yang jelas dalam menghadapi tantangan global.

 

“Kita ingin bicara tentang Palembang sebagai kota cerdas dan kota untuk semua. Pendekatannya tidak bisa parsial atau hanya dari pemerintah saja, tetapi harus kolaboratif dan partisipatif,” ujarnya.

READ  Pengelaran Final Liga PGRI Muratara di Kecamatan Nibung

 

Ia mengatakan, pembangunan kota inklusif nantinya tidak hanya menyasar sektor tertentu, tetapi mencakup pemberdayaan UMKM, penguatan industri, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan.

 

Ratu Dewa juga menilai kajian komprehensif dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan untuk membantu Pemkot menentukan langkah strategis dalam perencanaan pembangunan daerah.

 

Sementara itu, Direktur Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia, Hurriyah menjelaskan, hasil kajian bersama Pemkot Palembang menemukan tiga tantangan utama dalam mewujudkan kota inklusif.

Pertama, tata kelola kebijakan yang dinilai masih berjalan sektoral dan belum terintegrasi dalam satu kerangka pembangunan kota untuk semua. Kedua, persoalan regulasi yang belum kuat, termasuk belum rampungnya Perda RTRW yang menjadi payung kebijakan penataan kota. Ketiga, partisipasi publik yang dinilai masih bersifat formalistik dan belum benar-benar melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.