Feby Herman Deru Resmikan Taman Perca di Muratara, Dorong Kreativitas Perempuan dan Penguatan Ekonomi Keluarga
MURATARA, COGA NEWS – Komitmen dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif terus diperkuat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Hal tersebut ditandai dengan peresmian Taman Perca oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, dalam rangkaian kunjungan kerja TP PKK Provinsi Sumatera Selatan ke Kabupaten Muratara yang berlangsung di Muara Rupit, Rabu (3/6/2026).
Peresmian Taman Perca menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung peningkatan keterampilan masyarakat, khususnya kaum perempuan, melalui pemanfaatan limbah kain perca menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomis. Program ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif yang dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Musi Rawas Utara H. Junius Wahyudi, Ketua TP PKK Kabupaten Muratara Hj. Nafisah Wahyudi, jajaran TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta sejumlah pejabat daerah dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Hj. Nafisah Wahyudi, menjelaskan bahwa Taman Perca dirancang sebagai pusat pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan kreativitas masyarakat dalam mengolah sisa-sisa kain menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Taman Perca ini diharapkan menjadi ruang kreatif bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk mengembangkan kemampuan dan inovasi dalam menghasilkan berbagai produk kerajinan. Selain sebagai sarana edukasi, keberadaannya juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi melalui produk-produk yang memiliki nilai jual dan daya saing,” ujar Nafisah.
Ia menambahkan, pemanfaatan kain perca sebagai bahan baku kerajinan juga menjadi bagian dari upaya mengurangi limbah tekstil yang selama ini sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal. Dengan sentuhan kreativitas, limbah tersebut dapat diubah menjadi aneka produk seperti tas, aksesoris, hiasan rumah tangga, hingga berbagai kerajinan unik yang bernilai ekonomi tinggi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan TP PKK Kabupaten Muratara dalam menghadirkan Taman Perca. Menurutnya, program tersebut merupakan contoh nyata bagaimana kreativitas masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan.
Ia menilai bahwa pengembangan ekonomi kreatif berbasis kerajinan memiliki peluang besar untuk terus tumbuh apabila didukung dengan pembinaan, pelatihan, dan pemasaran yang baik. Oleh karena itu, keberadaan Taman Perca diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan keterampilan yang melahirkan produk-produk unggulan daerah dengan kualitas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Pemanfaatan kain perca menjadi produk kreatif merupakan langkah yang sangat positif. Selain membantu meningkatkan pendapatan keluarga, program ini juga mendukung upaya pengurangan limbah dan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Semoga Taman Perca Muratara dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif,” ungkap Feby Herman Deru.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Ketika perempuan diberi ruang untuk berkarya dan berwirausaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.
Dengan diresmikannya Taman Perca tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara bersama TP PKK berharap dapat melahirkan lebih banyak pelaku usaha kreatif yang mampu memanfaatkan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah. Ke depan, Taman Perca diharapkan menjadi pusat kreativitas masyarakat, wadah peningkatan keterampilan, sekaligus sarana pengembangan UMKM yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah.
Keberadaan Taman Perca juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat dapat menghasilkan inovasi yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengelolaan limbah yang lebih produktif dan ramah lingkungan. (AAN)












