Sultan Muda Sumsel Sambangi Muratara, Dorong UMKM Melek Keuangan dan Makin Berkembang

Coga Ekonomi2451 Dilihat

MURATARA, CogaNews – Upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan terus dilakukan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Salah satunya melalui program Sultan Muda Sumsel Goes to Kabupaten Musi Rawas Utara Tahun 2026 yang menggabungkan edukasi keuangan dengan penguatan sektor usaha masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BPKAD Muratara Lantai II, Kamis (20/8/2026). Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaku UMKM hingga masyarakat untuk membahas pentingnya pemanfaatan layanan keuangan secara aman, tepat dan produktif.

Kolaborasi Pemerintah, OJK dan Perbankan

Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit H. Muhammad Effendi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Muratara Effendi, Asmawati dari Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK dan EPK Sumatera Selatan sebagai narasumber, Fadhila Ramadhini selaku Asisten Manager Madya Deputi OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta Priyanto Alamsyah, Pengelola Pengembangan Produk Divisi PPM Bank Sumsel Babel.

Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Muratara M. Kodri, para narasumber, pelaku UMKM, penerima manfaat program serta peserta kegiatan literasi dan inklusi keuangan.

READ  Rumah Songket Adis Menjadi Salah Satu UMKM Yang Akan Dikirim Menjadi Wanita Pengusaha Berprestasi Tingkat Nasional

Dorong Masyarakat Cerdas Kelola Keuangan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Muratara Effendi menilai pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan.

Menurutnya, literasi keuangan bukan sekadar mengenalkan produk perbankan, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial secara bijak, termasuk ketika mengakses pembiayaan untuk mengembangkan usaha.

“Peningkatan literasi dan inklusi keuangan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap produk perbankan, tetapi juga bagaimana masyarakat dan pelaku UMKM dapat memanfaatkan layanan keuangan secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, OJK, sektor perbankan dan pelaku usaha merupakan langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Bank Sumsel Babel Tegaskan Dukungan untuk UMKM

Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit H. Muhammad Effendi mengatakan, program Sultan Muda Sumsel menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan sekaligus memberikan dorongan kepada pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya.

“Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Dengan pemahaman yang baik mengenai layanan dan produk keuangan, masyarakat dapat memanfaatkannya secara bijak dan produktif untuk mendukung pengembangan usaha,” katanya.

READ  BSB Cabang Rupit Ajak UMKM Muratara Webinar bersama Menteri Koperasi dan UMKM.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor dibutuhkan agar akses keuangan tidak hanya semakin mudah, tetapi juga benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengelolaan dan pengembangan usaha. Bank Sumsel Babel siap menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dan pelaku UMKM di Muratara diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan, mengenal layanan keuangan formal, serta mampu menggunakan akses pembiayaan secara tepat untuk mengembangkan potensi usaha.

Program Sultan Muda Sumsel Goes to Kabupaten Musi Rawas Utara Tahun 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.

(Aan)