Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Coga News0 Dilihat

 

Sumsel_Coganews.co.id/Menanggapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang terjadi di beberapa bagian di Pulau Sumatra khususnya bagian selatan, yang juga mempengaruhi lahan pemukiman warga di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memperkuat kesiapan penanganan dan mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika asap mulai memengaruhi jarak pandang. Upaya pada ruas Palembang–Indralaya (Palindra), Indralaya–Prabumulih (Inprabu), dan Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan mendukung Asta Cita melalui layanan infrastruktur yang aman dan andal untuk menjaga mobilitas masyarakat.

 

_Executive Vice President_ (EVP) Sekretaris Perusahaan Hamdani mengatakan bahwa Hutama Karya memahami kekhawatiran masyarakat terhadap dampak karhutla, baik bagi aktivitas sehari-hari maupun keselamatan perjalanan. Oleh karena itu, perusahaan memperkuat kesiapan di lapangan untuk mendukung penanganan kebakaran di sekitar area tol sesuai kewenangannya.

 

“Kami berharap kebakaran dapat segera tertangani dan kondisi berangsur membaik, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. Di tengah situasi ini, kami menyiapkan sarana pendukung pemadaman serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung penanganan di sekitar jalan tol, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan,” ujar Hamdani.

 

Pada Tol Palindra, Hutama Karya menyediakan satu kendaraan tangki air berkapasitas 5.000 liter yang dilengkapi peralatan pemadaman, serta kendaraan derek dengan tangki air berkapasitas 3.000 liter dan alat pemadam. Alat pemukul api juga disediakan pada setiap kendaraan operasional untuk mendukung penanganan awal. Sementara itu, pada Tol Inprabu, perusahaan menyiapkan truk tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk pemadaman di area ruang milik jalan tol, didukung tangki air tambahan berkapasitas 1.500 liter.

READ  Kasat Lantas : Meminta Malam Pergantian Tahun di Rumah Saja

 

Pada Tol Terpeka, Hutama Karya menyediakan lima unit truk tangki air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter, serta menyiapkan tangki air tambahan beserta peralatan pemadaman. Kesiapan armada diperkuat melalui peremajaan dua unit pompa alkon pada kendaraan tangki air di Kayu Agung dan Lambu Kibang, serta pembaruan empat selang untuk mendukung operasional armada tangki air milik perusahaan. Alat pemukul api atau gepyok turut disiagakan pada kendaraan patroli.

 

Untuk mendukung penanganan secara terpadu, Hutama Karya melakukan koordinasi aktif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, pemadam kebakaran, kepolisian, serta pemerintah daerah setempat. Koordinasi tersebut mencakup pelaporan apabila terjadi karhutla di sekitar tol dan dukungan tindak lanjut penanganan. Khusus di koridor Terpeka, koordinasi melibatkan pemadam kebakaran di Kabupaten Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, dan Ogan Komering Ilir (OKI), serta Manggala Agni OKI.

READ  PLN Nyalakan Listrik Wisata Danau Biru di Hari Kartini, Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Lokal Ogan Ilir

 

Selain kesiapan peralatan, imbauan keselamatan disampaikan melalui media sosial maupun media luar ruang seperti Variable Message Sign (VMS), spanduk dan public address. Informasi tersebut mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati, menjaga jarak aman, serta menyesuaikan kecepatan ketika melintasi area yang terdampak asap.

 

Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan secara bertahap apabila jarak pandang mulai terbatas, memperlebar jarak dengan kendaraan di depan, menyalakan lampu utama, serta menghindari pengereman mendadak dan manuver menyalip. Pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas dan tidak berhenti di lajur lalu lintas. Apabila menemukan titik api atau asap yang mengganggu perjalanan, segera laporkan kepada petugas jalan tol.

 

“Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas. Kami mengajak pengguna jalan untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak memaksakan perjalanan ketika jarak pandang tidak memadai. Manfaatkan tempat istirahat terdekat apabila perlu berhenti serta ikuti arahan petugas. Dengan komitmen ‘Melayani Sepenuh Hati’ dan sejalan dengan semangat Asta Cita, kami terus berupaya menghadirkan layanan jalan tol yang mendukung kesejahteraan masyarakat, dimulai dari memastikan setiap perjalanan aman dan selamat sampai tujuan,” tutup Hamdani.