Polres Muratara Laksanakan Dialog Publik Kemerdekaan Pers dan Perlindungan Jurnalis .

Coga Daerah64 Dilihat

COGANEWS.CO.ID | MURATARA – Kapolres Muratara AKBP Ferly Rosa Putra, S.I.K mengikuti kegiatan Diskusi Publik melalui zoom meeting yang diselengarai bagian Devisi Humas Polres Muratara mengikuti dialog publik bertemakan Kemerdekaan Pers dan Perlindungan Jurnalis pada Rabu (31/5/23).

Kegiatan ini juga, diikuti insan pers yang tergabung dalam km Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) ,

Kabupaten Muratara, di ruang Command Center Polres Muratara.

Disamping itu, rencana program – program pembangunan nasional perlu disosialisasikan ke masyarakat melalui peran pers.

Pers ditahun politik saat ini, tambahnya, harus mampu menempatkan diri sebagai pers yang berkeadilan, baik untuk dipartai politik maupun peserta pemilu.

Menghadirkan narasumber Totok Suryanto dari Dewan Pers, Brigjen Pol,Rahmad Setyadi, S,I,K, SH, M,H. Brigjen Pol, Djuhandi Raharjo Puro, SH, dan DR. Dewia Rahmawati, M.Hum.

READ  Muhassabah Akhir Tahun, Resolusi Memajukan Muratara

Brigjen Pol,Rahmad Setyadi, S,I,K, SH, M,H mengatakan, peran jurnalis sangat strategis dalam mensukseskan agenda pembangunan.

“Karena pers menghadirkan beragam informasi dalam mengawal pembangunan disuatu negara” ujarnya.

Disamping itu, rencana program – program pembangunan nasional perlu disosialisasikan ke masyarakat melalui peran pers.

Pers ditahun politik saat ini, tambahnya, harus mampu menempatkan diri sebagai pers yang berkeadilan, baik untuk dipartai politik maupun peserta pemilu

Kepala Bagian Divisi Humas Polres Muratara Batuanto menyatakan bahwa dialog dengan tema tersebut diselenggarakan mengingat peran pers sangat penting dalam tugas pokok Divisi Humas Polri. Oleh karenanya, kemerdekaan dan perlindungan pers harus dapat dijamin.

“Ini sebagai bentuk perhatian terhadap pers dalam narasi pembangunan bangsa yang berkaitan dengan fungsi pokok Humas Polres Muratara ,” ungkap Rabu

READ  Kita Bisa.com dan Yayasan Ummi Foundation mendapat Penghargaan Gubernur di HKN ke 58

Ia menerangkan, dialog ini diharapkan memberikan pemahaman yang sama mengenai konsep jurnalisme damai (Peace Journalism). Kemudian, mendapatkan gambaran dinamika jurnalisme dalam perkembangan digital yang begitu cepat.

“Diharapkan juga dapat menjadi penegasan makna penting jurnalisme dalam pematangan demokrasi,” jelasnya.

Dalam dialog ini, akan ada beberapa materi yang disampaikan Kepala Divisi Hukum Polri Irjen. Pol. Victor Theodorus Sihombing, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen. Pol. Djuhandani Raharjo, dan Praktisi Komunikasi Devie Rahmawati. (AAN).