Pesta Malam Resmi ditutup TNI-Polri siap mendukung Penuh kebijakan ini.

MURATARA|coganews.co.id– Terjadi pembahasan Alot Dalam menyikapi penolakan tentang Peraturan Daerah (Perda) nomor 17 Tahun 2019 tentang larangan pesta malam. pada 17 Mei 2021 kemarin.4 (Empat) Desa mengelar pemblokiran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

“Dengan dipimpin langsung Bupati Dan Wakil Bupati.H Devi Suhartoni -H ,Inayatullah melakukan konfirmasi pers depan kantor pemkab yang dihadiri,Dandim 0406 Musi Rawas, Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara (MLM),Letkol Infantri , Erwinsyah, Kapolres Muratara Akbp. Eko Sumaryanto,Sekda Alwi Roham, Asisten I Susyanto Tunut ,Asisten II Suharto Pati ,Kasat Pol PP Firdaus, Kasat Intel dan Empat Kades terlibat Penolakan Perda Larangan Pesta Malam.Selasa (18/05/2021).

Disampaikan langsung dalam Konfermasi Pers Bupati H Devi Suhartoni menyampaikan langsung.“Kita ingin berubah dan membuktikan dengan tidak ada lagi kegaduhan dilakukan oleh oknum tertentu menyangkut kebijakan dan pemberlakuan Perda tentang larangan pesta malam di Kabupaten Muratara”.

“Hal yang sangat wajar kalau masalah ada yang tidak mendukung dan tidak sepaham itukan hak berdemokrasi.tapi janganlah menutup Jalinsum nasional seperti kemarin ,dampaknya malahan bisa menyusahkan bagi penguna jalan”.

Kami tekankan lagi bahwa dari pihak pemkab muratara bukan tidak membolehkan memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, selaku pribadi dan pemimpin daerah Muratara,sangat setuju ada yang berani menyapaikan itu ,tapi dengan syarat jangan Blokade jalan,

READ  Kedapatan Bawa Pedang Pria Ini Digelandang Tim Hunter Ke Polrestabes

“Sebagai kepala daerah akan memberikan peluang tempat diskusi secara terbuka di rumah saya untuk menyapaikan hak berbicara, dengan tidak melakukan anarkis saat diakusi kami melayani hal itu”.Tegas Bupati Muratara H Devi Suhartoni.

Sementara Letkol Infentari Erwinsyah saat di konfirmasi Wartawan mengatakan sangat prihatin dengan adanya penutupan Jalinsum kemarin,dengan menutupkan jalan seperti itu saya selaku putra daerah sangat merasa malu dengan hal itu.

“Saya selaku kolonel dandim menekankan apabila kedepanya masih terulang kembali semacam pemblokade jalinsum kami dari anggota TNI tidak segan- segan menindak tegas sesuai peraturan hukum yang berlaku dalam membantu pemerintah daerah muratara.”Tutupnya

Di tempat yang sama Kapolres Muratara Akbp Eko Sumaryanto Menjelaskan saya minta tolong kepada masyarakat tetap kedepankan kondusif serta hilangkan stetma- stetma yang selama ini di berikan kepada kabupaten kita.

READ  Bertindak Sebagai Pengedar Sabu Ecer, Misbani Harus Meringkuk Dibalik Jeruji Besi

“Apabila dengan arahan kami dari kapolres muratara tidak di dengarkan oleh masyarakat desa seperti melakukan aktivitas kembali dengan meblokade jalinsum ,kami dari pihak kapolres tidak segan-segan memberikan tindakan tegas kepada warga yang melakukan hal tersebut“.

Eko juga mengatakan akan melakukan koordinasi dengan Cyber Polda terkait banyaknya akun bodong di Media sosial Facebook kita akan cari siapa yang memain akun tersebut.

Dengan itu saya berharap kepada masyarakat wilayah kabupaten muratara apa yang di sampaikan kami pada hari ini harus di dengar demi kepentingan bersama untuk wujudkan Muratara ini damai dan tentram jangan sampai terulang lagi penutupan Jalan Negara ini untuk kepentingan masyarakat,apabila terjadi akan kita tindak tegas .”Ditegas oleh Kapolres.(AJR)