Coganews.co.id |Muratara- Man saara ‘alal darbi washala, ‘Barang siapa berjalan pada relnya, maka ia akan sampai dengan selamat.’ Perjalanan dan transformasi waktu menyajikan perubahan dalam setiap momentum kehidupan kita. Manusia yang beruntung dan selamat adalah ia yang tetap hidup di era kekinian namun tetap tidak kehilangan identitas dirinya.
Menyambut awal tahun baru 1443 Hijriah yang jatuh pada 10 Agustus 2021 di Bulan Kemerdekaan ini Drs. H. Ikhsan Baijuri MSi Kakan Kemenag Muratara menyampaikan momentum mulia ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi peradaban kehidupan manusia. Kedalaman makna itu dapat dirasakan oleh setiap manusia itu sendiri, dimana pada satu sisi di awal tahun baru sebagai tempat harapan untuk mencapai kesuksesan ke depannya, dengan niat yang mulia diawali dengan do’a,istighosah dan Muhassabah bersama orang-orang tercinta.
Pada sisi lain kegagalan yang terjadi di tahun sebelumnya janganlah terjadi di tahun yang akan dijalani serta ada sisi lain yang pasti terjadi yaitu karena hidup manusia pasti akan berkurang sesuai dengan jatah usia yang diberikan oleh Allah SWT.
Ia melanjutkan bahwa kita semua sangat perlu melakukan perenungan (tafakur) terhadap diri sendiri.
Di samping itu juga sebaiknya manusia melakukan MUHASABAH yaitu melakukan evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan yang telah dilakukan dalam segala hal, baik yang ada hubungannya dengan ibadah kepada Allah SWT (hubungan vertikal) maupun ada sangkut pautnya dengan hubungan antara makhluk terhadap sesamanya (hubungan horizontal)
Tentu dengan berakhirnya tahun 1442 H ini sebagai momentum untuk Kita gunakan sebagai bahan (Muhasabah) terhadap diri Kita masing-masing apakah di tahun yang akan Kita tinggalkan ini lebih banyak nilai-nilai kebaikan dan ibadah kepada Allah SWT ataukah sebaliknya lebih banyak nilai kejelekannya ??
Maka jawabannya ada pada diri kita masing-masing untuk menilainya.
Jika posisi Kita berada pada zona lebih baik dari tahun sebelumnya maka Kita berada pada Zona Keberuntungan
Jikalau sama dengan tahun lalu maka nilainya berada pada Zona Tertipu
tetapi sebaliknya jika lebih jelek dari tahun sebelumnya maka Kita telah berada pada Zona Kerugian
Apabila lebih banyak nilai kebaikan dan ibadahnya maka kita termasuk Golongan orang-orang yang Beruntung
Demikian sebaliknya apabila banyak nilai kesalahan dan dosa-dosanya, maka Kita termasuk dalam Golongan Orang yang Merugi
Maka, beruntunglah Kita yang oleh Allah SWT diberi umur yang panjang banyak melakukan amal kebaikan dan bermanfaat untuk orang lain.
Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda artinya:
Sebaik2 Manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain
Selamat Tahun Baru 1443 Hijriah, semoga pandemi segera menghilang, ibadah aman dan Kabupaten Muratara menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (Danaz)




