NADRAN, Pesta Laut Eretan Wetan Indramayu

Berita, Coga Daerah654 Dilihat

Coganews.co.id I Indramayu – Nadran adalah tradisi pesta laut yang diadakan oleh masyarakat nelayan, termasuk di desa Eretan Wetan Indramayu Jawa Barat, 02/10/2022. Tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun. Sejak jaman bengen ( dalam bahasa Eretan untuk menyebut masa dahulu kala).

Semula tradisi Pesta Laut (Nadran) adalah berbau magis, animisme. Penjinakan terhadap dewa penjaga laut. Harapannya agar para nelayan dalam melaut dalam keadaan selamat dan mendapat hasil tangkapan ikan lebih banyak.

Prosesi acara adat yang berakhir dengan Penenggelaman (pemberian) Kepala Kerbau beserta darahnya yang lebih dikenal Ancak dalam tradisi ini. Ancak ini dilengkapi sesajen kue 7 (tujuh) warna dan buah-buahan 7 (tujuh) macam.

READ  Syukuran Menempati Rumah Dinas Jabatan Bupati, H. Juarsah, SH

Kini tradisi ini sudah berubah menjadi komoditi pariwisata. Sudah lebih dikembangkan. Acara Nadran hanya dilakukan selama 1 (satu) hari. Namun banyak kegiatan yang dilakukan selama seminggu sebelumnya, misalnya pergelaran kesenian tradisional, pasar malam dan lomba-lomba yang dikemas dalam bentuk Festival Nadran.

Pengunjungnya berdatangan dari dalam desa dan sekitarnya, bahkan juga dari Jakarta dan daerah lain, untuk menikmati suasana hiburan dalam paket pariwisata ini.

“Saya sengaja datang dari Jakarta untuk menghadiri acara Nadran. Sudah lama saya absen tidak ikut Nadran”, kata Hj. Tuti salah seorang pengunjung.

Pengunjung arena ini, belum afdol jika tidak ikut perahu nelayan berlayar ke tengah lautan. Mereka belum dikatakan Nadran jika hal ini belum mereka rasakan.

Maka banyak perahu nelayan berlayar ke tengah lautan membawa penumpangnya dengan bayaran Rp.10.000, (sepuluh ribu rupiah) sekali berlayar, laiknya perlombaan perahu.

READ  Jelang Pelaksanaan HUT KORPRI dan HUT PGRI, Pemkab Muba Gelar Rapat Pemantapan

Pemilihan atau penentuan acara adat rutinitas ini setahun sekali, dipilih waktu gelombang laut tidak besar, angin tidak mengganas.
(H. Azkar Badri)