DPRD Muratara Siap Mewujudkan Generasi Emas MUtiaRA nusanTARA

Coga News240 Dilihat

Oleh: Dr. Hermansyah Syamsiar,M.Pd (Anggota DPRD Muratara)

Coganews.co.id | Muratara – Kalau kita melihat sejarah perjuangan sebelum maupun paska kemerdekaan, atau kontek pembangunan Daerah Otinomi Baru dalam hal ini MURATARA. oleh karena itu, peran pemuda (Pelajar/Mahasiswa) tidak boleh diabaikan begitu saja, karena pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujukan cita-cita leluhurnya.

Sebagai saran pada para generasi penerus pemuda tidak boleh hanya berdiam diri mau tidak mau, harus bisa berinovasi dan kreatif dalam berbagai sektor pembangunan dimasing-masing daerah.

Makanya oleh karena itu ayooo para pemuda jangan hanya bisa mengritik, tetapi harus bisa menyampaikan solusi untuk permasalahan yang ada, sikap kritis sangat baik, tetapi disampaikan dengan baik dan sopan terpelajar sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku,

Dalam pandangan pemahaman saya sementara mungkin adek adek tersayang generasi penerus kami sebagai para kaum intelektual pemuda terpelajar merasa tidak diberdayakan atau merasa tidak diberi ruang dilibatkan untuk berkarya oleh stakeholder kepemimpinan dalam pembangunan daerah. Emosional Perasaan dan dugaan diabaikan tidak dilibatkan, tidak diberdayakan… Ditinjau dari sisi dinamika Itu sah sah saja….tetapi sebagai pemuda tidak boleh hanya larut dalam perasaan yang tidak menentu dan akhirnya skeptis dan terpancing disulut jadi anrkis hingga dimanfaatkan oleh sebuah kepentingan semu politik minus moralitas.

READ  Wujudkan SDM Unggul, 15 Generasi Muda Muba Dilepas Wabup Kyai Abdur Rohman Husen ke PPSDM Migas Cepu

Wujud dari rasa memiliki dan bangga dengan kalian perlu diingatkan dan tercerahkan hakekat ma’nawiyah peran pemuda itu apa?… youth as “agents of changemovement and good ideas (pemuda itu agen perubahan, pergerakan dan gagasan gagasan).

Andainya boleh saya memberikan saran atau masukan analog analog formulasi sebagai gerakan intelektual dan “good idea ” pemudah terpelajar diantaranya :

  1. Kontribusi dalam pembangunan daerah bisa dilakukan mungkin membentuk kaukus pemuda intelektual terpelajar dalam sebuah forum mendiskusikan sebuah formulasi pergerakan perubahan arah masa depan daerah, kedepannya bukan sekadar MURATARA (singkatan dari Musi Rawas Utara) tetapi dengan kekayaan SDM pemuda dan SDA ma’nawiyah MURATARA jadi MUtiaRAnusanTARA. Hasil diskusi forum pemuda lahir gagasan ide jadi rumusan dan catatan untuk dikembangkan lebih lanjut selain bahan audiensi bersama legislatif atau eskutif agar jadi arah kebijakan proposal terbuka.
  2. menyampaikan rumusan ilmiyah dari kaukus pemuda gagasan ide A, C, B, D sumbangsi pembangunan Daerah yang dapat dilakukan kami sebagai pemuda, bahan audiensi, diskusi lebih lanjut disampaikan pada legislatif untuk disuarakan dan pada eskutif agar diformulasikan dalam kebijakan penberdayaan.
  3. Melalui kaukus bedah realisasi Visi- Misi Bupati Wakil Bupati hasilkan rumusan gagasan ide berilian pemuda dg out line ;
    a. Apresiasi Positif
    b. Realisasi
    c. Kritik konstruktif (tertutup atau terbuka)
    d. Kontribusi dalam job description (Proposal pemuda bergerak membantu dan menjadi mitra strategis Pemerintah yg dapat disumbangsi dalam percepatan Pembangunan Daerah)
READ  Ringankan Beban Warga, Hafiz Tohir Bagikan 5000 Paket Sembako

Demikianlah, mudah mudahan arahan Topik yang saya berikan menjadi Inspirasi Peran Pemuda dalam Mendukung Pembangunan di Daerah. (Danaz)