oleh

Pemkab Muratara Salurkan Sembako Subsidi dampak dari Inflasi.

COGANEWS.CO.ID| MURATARA– Operasi Dasar dalam Rangka Penangganan Dampak Inflasi Tahun 2022 ini akan dilaksanakan di tujuh Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Kabupaten Muratara H.Devi Suhartoni hari ini Selasa (22/11)

Penyaluran ini di lakukan oleh Dinas terkait, Disperindangkop, Pertanian dan Ketahanan pangan,serta Forum CSR yang wakili oleh pihak Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit.

Susyanto Tunut Kepal Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi Kabupaten Muratara menyampaikan bahw sesuai diarahkan langsung oleh Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten Muratara sebagai salah satu bagian dari NKRI juga melaksanakan operasi pasar dalam rangka ikut meringankan beban masyarakat Kabupaten Muratara yang ikut merasakan dampak dari Inflasi.

” Operasi pasar tahap pertama ini terdiri dari 7 kecamatan dan untuk 55 Desa. Paket sembako yang disalurkan ada dua jenis paket yaitu menggunakan anggaran APBD yaitu terdiri dari minyak goreng dan gula premium lebih kurang 40.000 paket harga ada 28.400 di Bulog kemudian harga tebus masyarakat itu Rp 20.000, jadi Pemerintah Kabupaten Muratara dan mensubsidikan ke masyarakat sebesar Rp.11.600 termasuk untuk transport dan untuk di agen di desa-desa kemudian yang kedua bersumber dari bantuan CSR yang terkumpul sebesar Rp.250 juta dan ini kita laksanakan oleh forum sesar untuk operasi pasar khusus paket 5 kg beras premium harga di Bulog itu Rp.57.000/5 kg kemudian harga tembus masyarakat itu 45.000 jadi subsidi untuk beras per paket itu Rp. 12.500 “.

H.Devi Suhartoni menyampaikan arahanya Kita telah bekerja sama membantu kegiatan ini dari Disoerindangkop ucapan terima kasih mudah-mudahan kolaborasi kita bersama ini akan dapat membantu meringankan masyarakat di Kabupaten Muratara melalui hari-hari panjang ke depan dengan kondisi perekonomian kita pada saat ini kita tetap optimis bahwa Muratara akan dapat melaluinya.

Program pengendalian inflasi berapa bulan lalu seluruh kepala Daerah Gubernur Bupati Walikota Kapolda Pangdam dikumpul rapat melalui presiden bahwa situasi ekonomi Indonesia tidak baik-baik saja harga melambung sementara perekonomian rakyat susah,hal ini bukan dialami di Indonesia saja, bahkan 14 negara sekarang jatuh ke dalam jurang resesi dan kita Indonesia berdasarkan perintah Presiden harus membantu kondisi ini walaupun tidak semua bisa dibantu. Disampaikan Devi dalam arahanya.

Lanjut Devi . Sebelumnya kita melaksankan operasi pasar murah akan tetapi tidak efektif karena tersalur dengan warga dekat operasi pasar, kita ubah akan tetapi menghadirkan agen sembako murah di Desa-desa.(AJR).

Berita Lainnya