Atasi Air Keruh Pemkab Bentuk Tim Terpadu dan Pos Terapung.

Coga Daerah326 Dilihat

Apek : “Pelaku pencemaran lingkungan wajib di tindak tegas bukan hanya tutup “

COGANEWS.CO.ID | MURATARA – Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) H.Alfirmansyah Karim pimpin langsung Rapat Koordinasi Pengoperasian Pos Jaga Terapung di aliran Sungai Tiku dan Deklarasi Anti Peti di Ruangan Rapat Bina Praja Setda Muratara (17/5/2023).

Rapat ini juga dihadiri Asisten III Abdur Rahman Wahid, Kapolres AKBP Ferly Rosa Putra, Plt Kadis DLHP Hj.Eriga Musliha, Pol PP, LPPAS Syamsul, Camat Karang Jaya, dan Kades Muara Tiku dan GMNI.

Dalam pembahasan terkait pengepoperasian Pos jaga (Pos Terapung) di aliran sungai Tiku serta pencegahan penambangan tanpa ijin (PETI) ini akan serius kita tindak terhadap para pelakunya ujar Alfirmansyah ” Wajib di tindak bukan hanya tutup”.

Apa yang menjadi permintaan masyarakat untuk mengatasi air keruh, dengan mendirikan pos terapung dan menindak tegas Peti, pemerintah sudah lama hadir untuk menyelesaikan persoalan ini.

READ  Pemkab Muratara lakukan Lounching Pemeriksaan Sars Covid dengan GeNose C-19

“Bukan hanya di Sungai Tiku saja akan tetapi semua Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam wilayah Kabupaten Muratara”. Tegas Apek

” Yang namanya pencemaran wajib di tindak, dan untuk tambang rakyat wajib ada ijin dari pemerintah“.Ujar Apek kesekian kalinya.

Hj. Eriga Musliha Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa dalam hal ini kita sudah memiliki LPPAS selalu patroli secara aktif berdasar hasil penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kita fokus ke Desa Muara Tiku sebagai titik awal kerja tim terpadu akan membuat Pos Terapung untuk mengatasi air keruh.

Untuk mensosialisasikan ke masyarakat ini sangat susah apalagi publik hanya bisa menyalahkan DLHP dan Bupati. Maka kita akan melakukan ini dengan serius dengan mendirikan pos terapung yang pertama kali kita dirikan di Sungai Tiku nantinya akan di dirikan di DAS lainya tentunya pihak TNI Polri, Pol PP, akan ikut ambil bagian untuk mengatasi pencemaran aliran sungai ini.

READ  Bupati Muratara Terima Laporan Progress Pembangunan GI Simpang Kabu dari MUPP Proyek Sumsel II

“Mari kita sama-sama bekerja dan bekerjasama untuk mensukseskan agar Sungai kita kembali Normal dengan pengoperasian pos pencegahan ini melalui tim terpadu yang sudah kita bentuk semoga lebih tepat dan efektif”. Ajak Musliha.

Kami dari DLHP yang sangat berperan penting dalam mengatasi permasalahan Pencemaran DAS, dan Peti ini secara bersama pihak TNI Polri akan ikut mengatasi hal ini.Ungkap Musliha.

Ditempat yang sama Kapolres Muratara AKBP Ferly Rosa Putra juga menegaskan.Peti ini sangat berdampak bagi masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara, tentunya dengan hadirnya Tim terpadu ini secara bersama akan menindak tegas bagi oknum pencemaran aliran sungai, kita Polres Muratara akan tangkap para pelaku Tegasnya. (AAN)