Tindak Tegas Pelaku Premanisme terhadap Ketua SCW di Banyuasin

Turn Back Pelaku Intimidasi dan Premanisme!

Coganews.co.id | Palembang-Kembali terulang tindakan tak terpuji yang berbentuk intimidasi terhadap aktivis yang kali ini terhadap Aktivitas Sumsel, M.Sanusi SH MM selaku Ketua pada aksi damai yang digelar oleh Sriwijaya Corruption Watch (SCW) di Kantor Bupati Banyuasin tentang desakan tender ulang, Kamis (24/6).

Habis demo tahu-tahu dihadang, neken , kira-kira ngajak bebala intinya, ini pelakunya oknum preman inisial D dan A, mereka mengancam, kata mereka “Kamu hebat nian demo di Banyuasin,” Seolah-olah mereka pegang Banyuasin,” kata Sanusi saat melakukan pertemuan dengan sejumlah aktivis Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang, Jumat (25/6).

Sanusi mengakui dia sempat membela diri lantaran akan dianiaya pelaku.

READ  Hari Ini Resmikan Ruas Tol di Sumsel, Presiden: Bakauheni ke Palembang Kini Hanya 3,5 Jam Perjalanan

Mereka mengarahkan ke aku secara pribadi, karena aku sebagai penanggungjawab, tapi teman saya Despri di teror salah satu pelaku, mau diajak berkelahi,” katanya.

Sanusi mengaku belum melaporkan kejadian ini ke polisi namun akan mendiskusikan hal tersebut lebih lanjut tapi jika tidak ada niat baik pelaku maka pihaknya akan melapor ke polisi.

Sanusi menceritakan kejadian berawal saat dia dan teman-temannya melakukan demo di Banyuasin dan mendesak, agar dilakukan tender ulang kegiatan untuk bangunan gedung SMP melalui dana DAK di Dinas Pendidikan Banyuasin di ULP setempat tahun 2021, Kamis (24/6) siang.

Sanusi sebelumnya diterima menyampaikan maksud dan tujuan aksi kepada Asisten lll Babul Ibrahim di ruang rapat Sekda Banyuasin. Apa yang menjadi keinginan SCW akan disampaikan ke bupati langsung. Demikian janji Babul Ibrahim.

READ  Ketua SWI Sumsel Angkat Bicara Terkait Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Di Kertapati

Usai demo situasi memanas setelah pelaku inisial D dan Adiduga melakukan intimidasi dan intervensi terhadap Ketua SCW Sanusi.

Untung anggota kepolisian yang ada di lokasi sigap hingga kejadian yang tidak diinginkan dapat dihindari.

Sedangkan Ketua Aliansi Aktivis Sumsel Bersatu, Rubi Indarta mendesak Bupati Banyuasin menyelesaikan permasalahan ini, karena pihaknya tidak ingin terjadi tindakan premanisme dan intimidasi aktivis di Sumsel.

Kawan kita Sanusi hari ini korbannya, kemarin-kemarin banyak aktivis di kriminalisasi dan intimidasi, kami minta tidak terjadi lagi bentuk kriminalisasi dan intimidasi aktivis, “tegas Rubi Indiarta yang didampingi oleh Ruben Alkatiri, Yan Coga dan deretan aktivis beken Sumsel dari berbagai latar belakang lainnya.

Jika permasalahan tidak di selesaikan, Rubi dan rombongan solidaritas nya mengaku akan mengerahkan seluruh aktivis Sumsel untuk turun ke Bumi Sedulang Setudung. (Danaz)